Skip to main content

Posts

"2.622 MDPL PAPANDAYAN PASCA RENOVASI"

PEMBUKA. Sebagai pembuka postingan kali ini saya ingin memanjatkan puji syukur yang sebesar- besarnya kepada Allah S.W.T,yang mana berkat ijin-Nya lah saya dapat menulis kembali di blog "kesayangan" segala kalangan ini. Selanjutnya rasa terimakasih saya sampaikan kepada pembaca sekalian yang taidak henti-hentinya terus menggali informasi melalui tulisan yang seada-adanya ini. MULAI. Sabtu tiga Maret menjadi tanggal keberangkatan saya bersama seorang teman menuju ke hangatnya pelukan kabut Papandayan. Kenapa memilih papandayan? Hmm.. Alasannya

"CITY TOUR JAKARTA, DARI JAJARAN LAPAK PASAR BARU HINGGA SUASANA KERAMAIAN IBUKOTA"

What's up Guys? semoga selalu sehat wal’afiat, kalau sehat kan bisa nge-trip kesana- kesini terus. Ngomong- ngomong nge-trip nih, pasti beberapa dari kalian ada yang lagi merencanakan sebuah perjalanan liburan, bersama keluarga atau orang- orang terdekat. Namun sudah bukan rahasia umum lagi kalau perencanaan yang terlalu dipersiapkan matang- matang akan batal pada akhirnya. Ini merupakan salah satu kasus yang paling sering saya alami saat waktu liburan tiba. Misalnya saja, ketika saya bersama teman- teman jejakapucin yang lain pernah merencanakan perjalanan liburan ke Pulau Biawak, Indramayu. Kami sudah merencanakan dari awal semester dan akan berangkat pada libur akhir semester, segalanya sudah kami rencanakan dari transportasi, akomodasi/penginapan, konsumsi, serta barang- barang logistik pribadi. Namun

"PULANG BASAMO" PULANG KAMPUNG ALA PERANTAU MINANG SUMATERA BARAT.

Bagi sebagian orang pulang ke kampung halaman adalah sebuah impian yang menjadi motivasi tersendiri untuk mencapai kesuksesan di masa depan. Dengan membayangkan kita sedang berada di kampung halaman dan bertemu keluarga, teman- teman lama, bisa memberikan dorongan kepada pikiran untuk lebih semangat lagi dalam melakukan aktivitas sehari- hari. Kurang lebih itulah yang saya rasakan setelah sekian lama tidak pulang kampung, banyak pencapaian kecil ataupun besar yang saya raih semata- mata hanya untuk menambah bumbu saat bercakap dengan orang tua atau teman- teman lama di kampung nanti. Bukan hanya itu, pulang kampung juga mengajarkan kita bahwa waktu semakin cepat berjalan, bangunan- bangunan yang dulunya masih baru kini sudah terlihat usang, jalanan yang dulunya hanya selebar sajadah, kini sudah selebar musholla, perabot rumah yang dulu sangat tinggi kini hanya setinggi bahu. Namun  jika kita hanya diam di suatu tempat maka kita hanya akan di tenggelamkan dengan pikiran- pikiran i...

"KOMUNITAS TRAVEL BLOGGER INDONESIA"

Berbicara tentang komunitas blogger rasanya masih agak asing bagi saya, pengalaman saya tentang bloging yang bisa dibilang masih sangat dini membuat saya belum banyak tahu tentang komunitas yang satu ini, ya mau tidak mau sih, sebagai “pekerja” bloging rasanya tidak mungkin bisa berdiri sendiri tanpa adanya Network yang baik. Jika di bawakan kepada arti kata Komunitas itu sendiri dapat diartikan sebagai tempat atau forum berkumpulnya beberapa orang dengan hobby dan atau latar belakang maksud yang sama sebagai cara untuk saling berbagi dan bertukar pengalaman satu sama lain, dari komunitas ini kita bisa mendapatkan banyak hal yang memiliki andil besar untuk perkembangan bidang anda. Tidak hanya itu dari bergabungnya kita dengan

SATU TAHUN JEJAKAPUCIN, "JELAJAH YOGYAKARTA"

Happy Anniversary.. Tepat pada tanggal 14 juni ini Jejakapucin yang dulu masih menggunakan ejaan “Jejak Kapucin” sudah berumur 1 tahun, mudah- mudahan dalam memasuki tahun yang kedua ini Jejakapucin bisa memberikan banyak inovasi dan bisa terus berbagi informasi kepada pembaca sekalian, dan semoga pada tahun yang kedua ini pembaca setia Jejakapucin bisa bertambah dan meluas ke setiap lapisan masyarakat yang butuh jalan- jalan.  Khusus untuk edisi 1 tahun jejakapucin ini, saya akan menampilkan kembali gambar- gamber perjalanan wisata saya bersama beberapa orang teman ke Yogyakarta yang mana dari perjalanan inilah terlahir nama Jejakapucin.  - Day 1

'DITENGGELAMKAN OLEH DALAMNYA PESONA MANDEH"

Sumatera barat menyimpan banyak sekali keunikan, mulai dari alam, masyarakat, budaya, sampai keunikan cita rasa masakannya yang khas. Sumatera Barat juga banyak melahirkan kekuatan- kekuatan wisata yang menjadi unggulan pariwisata indonesia, sebut saja cita rasa Rendang yang tiada duanya dan megahnya arsitektur Rumah Gadang (rumah adat Minangkabau). Jika dilihat secara geografis Sumatera barat berbatas langsung dengan samudra Hindia, sehingga membuat provinsi ini menyimpan banyak sekali keindahan- keindahan laut. Bagi anda yang pernah berkunjung ke provinsi yang biasa di sebut kampungnya “urang awak” ini, mungkin pantai adalah tempat wisata wajib yang harus anda datangi. Nah pada kesempatan kali ini saya akan berbagi pengalaman saya saat meng-eksplor salah satu surga laut yang tersimpan di balik

"TRAVELING TIDAK LENGKAP TANPA LAGU- LAGU INI"

Traveling tidak akan lengkap tanpa di iringi dengan musik. Bagi anda yang suka berpergian apalagi menggunakan kendaraan umum pasti sering merasa bosan, apalagi tidak ada teman mengobrol atau tidak ada yang bisa di obrolkan. Nah tentu musik menjadi solusi yang paling tepat untuk menghilangkan rasa bosan tersebut. Musik bisa mengubah mood seseorang menjadi baik, musik bisa mengubah suasana menjadi lebih menyenangkan. Seiring berjalannya waktu, telah banyak genre musik yang tercipta lewat tangan- tangan piawai para musisi, mulai dari musik melow sampai yang keras/rock. Nah disini saya akan berbagi beberapa musik yang wajib saya sediakan di gadget sebelum melakukan traveling, dan dari beberapa perjalanan wisata yang lakukan lagu- lagu ini yang paling sering saya play untuk menemani perjalanan saya, oke langsug saja, check it out;