Belum lama ini saya mendapatkan
pesan broadcast dari salah satu grup whatsap saya
yang membahas tentang Microsleep atau jika di Bahasakan biasa
dikenal dengan ketiduran singkat. "fenomena" ini sering kali terjadi
pada para pengendara yang kurang asupan KOPI, seperti saya, ah masa..
Setidaknya sekali dalam setahun saya selalu melakukan perjalanan jauh dengan kendaraan bermotor roda empat, dengan jarak tempuh sekitar 300 hingga 500 km setiap musim liburan. Dan bisa dipastikan saya selalu mengalami microsleep, setelah membaca pesan broadcast ini saya baru menyadari bahaya serta juga penyebab terjadinya microsleep.
Setidaknya sekali dalam setahun saya selalu melakukan perjalanan jauh dengan kendaraan bermotor roda empat, dengan jarak tempuh sekitar 300 hingga 500 km setiap musim liburan. Dan bisa dipastikan saya selalu mengalami microsleep, setelah membaca pesan broadcast ini saya baru menyadari bahaya serta juga penyebab terjadinya microsleep.
![]() |
| krasss broh!! (hotmagz.com) |
yang jelas kejadian
ini bisa terjadi disebabkan oleh menurunnya denyut nadi sehingga berkurangnya
asupan oksigen ke otak dan efeknya menyebabkan mata berat.. masa
siih...
Untuk lebih lengkapnya bisa
kita simak saja copasan ciamik saya dibawah ini..
"Untuk pemudik yg
menggunakan kendaraan pribadi...
MICROSLEEP
Pernah kah anda mengalami
situasi di mana anda sedang berkendara tiba-tiba terlelap?
Hanya seketika. Hanya
beberapa detik.
Truk yang pada mulanya masih
jauh jaraknya tiba tiba berada di depan mata.
MICROSLEEP adalah keadaan
dimana badan 'tidur' sesaat. Segala input dari indera penglihatan dan
pendengaran tidak dapat diproses otak. Durasi microsleep adalah antara 1 hingga
30 detik. Hal ini bisa terjadi walaupun mata masih terbuka. Seperti sebuah
komputer, otak telah "shut down".
Pada kecepatan 70km/j,
microsleep selama 3 detik menyebabkan kenderaan menyusur tanpa kendali sejauh
200 meter. Dalam jarak 200 meter, nyawa bisa melayang dalam sekejap mata.
Bayangkan apa yang terjadi apabila kenderaan berada pada kecepatan 100 km/j.
Seringkali pengemudi
menganggap dia kebal.
"Kecelakaan hanya
terjadi kepada orang lain. Aku pandai bawa mobil dan Kondisi mobil pun
bagus."
Keinginan untuk bersama
keluarga tersayang yang terpisah buat sekian lama dijadikan motivasi untuk
terus berkendara walaupun sudah terlalu mengantuk.
Ada juga yang berpendapat
jika kenderaan dipacu kencang, akan mengantuk akan berkurang, akibat ada hormon
'adrenaline' yang meningkatkan upaya 'fight or flight'. (Fight or flight adalah
sitiuasi dimana badan bersedia untuk menghadapi keadaan yang memberhayakan
diri: lari atau lawan). Adapula sebahagian orang berpendapat jalan yang berliku
seperti kelok 44 dianggap bisa menghilangkan rasa kantuk karena pengendara
lebih fokus pada belokannya.
Dua fakta di atas hanya
mengundang bahaya.
Kesan 'fight or flight' hanya
seketika saja. Sistem badan akan 'burn out' dan akhirnya bisa menyebabkan
microsleep yang lebih lama.
Jadi, apa yang harus
dilakukan?
🔺 BERHENTI.
🔺 PARKIR MOBIL DI TEMPAT YANG AMAN
🔺TIDUR.
Tak perlu tidur lama. Lima menit
cukup.
Ulang setiap kali anda mula
berasa mengantuk. Berhenti beristirahat setiap dua jam untuk berkendara jarak
jauh.
Untuk penumpang yg duduk
disamping Pak Sopir, jadilah co-driver yang baik. Cuba lakukan
beberapa hal ini:
1. Ajak pengendara berbincang,
utk mengurangi rasa bosan.
2. Perhatikan cara
berkendara. Jika sudah mulai tidak ikut mengikut lajur, tegur Pak Sopir..
3. Sekali sekali lihat
instrumen di dashboard, Apakah berkendara terlalu cepat? Apakah ada lampu
- lampu peringatan yang menyala? Jika ada, tegur.
Berhati hati di jalan raya.
Musim libur telah dimulai. Jangan jadikan diri dan keluarga anda bahagian
daripada statistik kecelakaan.
Selamat mudik.....
Semoga selamat sampai
tujuan."
Nah begitulah kira- kira,
bagi para pembaca yang mudik atau sekedar berlibur semoga diberi kesalamatan
sepenjang perjalanan, dan tetap jaga kode etik aman berlalu lintas.
Terima Kasih,
Salam.




Comments
Post a Comment